Menghubungkan Diskusi, Penelitian, dan Kebijakan untuk Teknologi Etis
Visi Kami
Untuk menerangi masa depan di mana teknologi menjadi kekuatan untuk keadilan, integritas, dan kemakmuran manusia;
Menghubungkan berbagai perspektif untuk menciptakan ekosistem digital yang memberdayakan komunitas dan melindungi kemanusiaan.
Misi dan Pendekatan Kami
Mendorong Kolaborasi Multisektor
Kami mempertemukan suara dari berbagai disiplin ilmu dan sektor untuk membentuk tata kelola teknologi yang etis.
Mengedepankan Pengetahuan
Kami menghasilkan wawasan yang dapat mengarahkan inovasi yang bertanggung jawab.
Memajukan Inklusi dan Integritas
Kami bekerja dengan komunitas guna memastikan kemajuan teknologi sejalan dengan kesejahteraan masyarakat dan konteks lokal.
Memberdayakan Masyarakat
Kami memperlengkapi individu dan organisasi untuk menavigasi era digital secara bertanggung jawab melalui inisiatif berbagi pengetahuan.
Dr. Sherly Haristya
Pendiri dan Direktur Eksekutif
Dr. Sherly Haristya merupakan pakar dalam bidang tata kelola digital dan etika teknologi. Karyanya menghubungkan perdebatan global dan nasional mengenai tata kelola internet, akuntabilitas platform, dan regulasi teknologi baru, dengan fokus yang kuat pada keadilan dan kolaborasi multipihak.
Baca Lebih Lanjut
Dia telah berkolaborasi dengan organisasi seperti Freedom House, UNESCO, ARTICLE 19, dan Universitas Keio dalam proyek-proyek yang berkaitan dengan tata kelola media sosial, etika kecerdasan buatan (AI), dan perlindungan data pribadi di Asia Tenggara. Penelitiannya telah memberikan masukan dalam pembahasan kebijakan mengenai ketahanan terhadap disinformasi, teknologi pemantauan COVID-19, dan Rancangan Undang-Undang Perlindungan Data Pribadi Indonesia. Dia memberikan nasihat untuk inisiatif seperti Safer Internet Lab di CSIS Indonesia dan Open Government Partnership. Dia secara aktif berinteraksi dengan pembuat kebijakan, masyarakat sipil, dan media untuk memastikan tata kelola teknologi melayani kepentingan publik dan memperkuat nilai-nilai demokratis.
Dr. Abdul Rohman
Pendiri dan Direktur Riset
Dr. Abdul Rohman berfokus pada persimpangan antara komunikasi, teknologi, dan perubahan sosial di Asia Tenggara. Karyanya secara kritis mengkaji bagaimana platform digital dan sistem yang didorong oleh kecerdasan buatan (AI) memengaruhi partisipasi warga, diskursus publik, dan gerakan sosial, dengan penekanan yang kuat pada keadilan dan inklusi.
Baca Lebih Lanjut
Dia adalah penulis buku Conflict, Continuity, and Change in Social Movements in Southeast Asia (Routledge, 2023), yang mengeksplorasi peran media digital dalam memfasilitasi aktivisme dan transformasi sosial. Penelitian terkini Abdul berfokus pada inklusi digital bagi penyandang disabilitas di Asia Tenggara, dengan penekanan pada tata kelola data pribadi, kesadaran privasi, dan adopsi teknologi berbasis kecerdasan buatan (AI). Karya ilmiahnya juga membahas isu-isu disinformasi, tata kelola platform, dan dampak sosial-teknis teknologi baru terhadap komunitas terpinggirkan. Dia berkolaborasi dengan organisasi masyarakat sipil, pembuat kebijakan, dan pemangku kepentingan industri untuk mendorong tata kelola teknologi yang inklusif dan memperkuat hak digital di negara-negara Global Selatan.
Dr. Ushik Shrestha Khwakhali
Peneliti
Dr. Ushik Shrestha Khwakhali adalah peneliti di persimpangan antara telekomunikasi, kecerdasan buatan, dan pendidikan. Karyanya mengintegrasikan komunikasi antarperangkat, kecerdasan buatan (AI), Internet of Things (IoT), dan sistem pembelajaran inklusif untuk mempromosikan akses yang adil terhadap pengetahuan di seluruh Asia Tenggara.
Baca Lebih Lanjut
Ia telah menerbitkan banyak karya tentang kecerdasan buatan generatif, pembelajaran mesin, dan teknologi etis, serta memimpin proyek-proyek yang mengintegrasikan solusi kecerdasan buatan ke dalam proses pengajaran dan pembelajaran untuk komunitas yang beragam.
Dr. Duy Dang-Pham
Peneliti
Dr. Duy Dang adalah pakar dan praktisi di bidang Sistem Informasi Manajemen (SIM), dengan spesialisasi dalam transformasi digital, tata kelola keamanan informasi, dan penerapan strategis teknologi baru.
Baca Lebih Lanjut
Dengan pengalaman lebih dari satu dekade, ia menjembatani penelitian akademis dan dampak nyata di dunia nyata melalui karyanya dalam analisis jaringan organisasi (ONA) dan strategi digital berorientasi pada manusia. Sebagai salah satu pendiri NetIQ, Dr. Dang memberikan konsultasi kepada korporasi dan lembaga pemerintah dalam mengidentifikasi pola kolaborasi tersembunyi dan membangun jaringan kepemimpinan yang tangguh untuk era digital. Portofolionya mencakup program pelatihan eksekutif dan proyek konsultasi yang memperkuat kapasitas organisasi dalam menghadapi perubahan yang didorong oleh teknologi.
Silmy Karim
Silmy Karim saat ini menjabat sebagai Wakil Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan Republik Indonesia. Sebelumnya, ia menjabat sebagai Direktur Jenderal Imigrasi (2023–2024), di mana ia memimpin reformasi signifikan dalam tata kelola imigrasi dan penyediaan layanan digital.
Profesor Peng Hwa Ang
Profesor Emeritus Peng Hwa Ang dari Wee Kim Wee School of Communication and Information, Nanyang Technological University (NTU), Singapura adalah pakar terkemuka dalam bidang tata kelola internet dan digital, hukum media, serta etika teknologi.
Benny Siga Butarbutar
Benny Siga Butarbutar adalah pakar strategi komunikasi senior dengan lebih dari 25 tahun pengalaman di bidang jurnalisme, komunikasi korporat, dan hubungan masyarakat. Saat ini, ia menjabat sebagai Wakil Kepala Badan Komunikasi Pemerintah Republik Indonesia.
Widya Listyowulan
Widya Listyowulan adalah pakar tata kelola teknologi dan kebijakan publik dengan rekam jejak yang kuat dalam memimpin inisiatif strategis di perusahaan teknologi besar.